Thursday, April 9, 2020

Wedding Journey: Maharani Catering & Wedding Service


Tulisan ini merupakan kelanjutan pada cerita sebelumnya.

Setelah merasa kurang sreg dengan vendor pertama (Mardika Catering), akhirnya pada Sabtu malam 7 September 2019, aku dan keluarga (mama, papa, adik) pergi ke Masjid Al-Muhajirin Bekasi untuk Test Food dan mencari informasi di sana. Setibanya di sana, kami pun bertemu dengan Pak Rohman, pemilik Maharani Catering, dan dipersilakan untuk mencoba menu yang hari itu disajikan untuk acara pernikahan yang sedang diselenggarakan.


Wedding Journey: Rias Pengantin Madura Lilin dan Betawi Modern



Tanggal Pernikahan: 15 Februari 2020
Lokasi: Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta



Vendor sanggar rias yang aku pilih jatuh pada Chandra Roemah Manten atau Chandra Rias Pengantin, dengan pertimbangan:
1. Aku bertemu langsung dengan Mas Chandra (owner) saat Test Food dengan Maharani Catering
2. Kerabatku pernah menggunakan sanggar rias ini (walaupun aku ga konsul2 sih dengan kerabatku tersebut)
3. Mas Chandra cukup asik buat ngobrol dan kasih masukan
4. Bisa kontak2an langsung dengan Mas Chandra, konsultasi gaun/ kebaya yang diinginkan
5. Feeling aja gitu


Wednesday, April 8, 2020

Wedding Journey: Dekorasi Pelaminan Adat Betawi Kolonial


Tema besar acara pernikahanku pada 15 Februari 2020 adalah pelaminan dengan Adat Betawi Kolonial. Namun, aku tidak ingin terlalu banyak bermain warna dalam dekorasinya. Aku sampaikan pada pihak Maharani Catering & Wedding Service bahwa aku ingin dekorasi pelaminan Betawi Kolonial dengan warna putih dan gold + beberapa warna yang senada.

Begitu pula dengan kebaya resepsiku yang berwarna hitam dan gold. Ya, aku menghindari warna merah & gold yang identik dengan Betawi. Oh iya, warna merah & gold juga dominan digunakan untuk resepsi adat Padang, Palembang, dan masih banyak lagi. Aku merasa kedua warna tersebut agak overexposed, jadi aku memutuskan untuk bermain dengan warna gelap. Selain itu, warna gelap juga memberikan siluet lebih kurus pada tubuh.

Untuk warna-warni khas Betawi aku gunakan pada pakaian seragam keluarga dan bridesmaid.

Berikut dekorasi pelaminan Adat Betawi Kolonial yang aku gunakan.

Lokasi: Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta.

Dekorasi Pintu Masuk

Monday, March 30, 2020

Mineral Botanica Eau De Toilette : Saffron Jasmine Amber Cedar


Mineral Botanica punya produk wewangian?




Pada awal kemunculannya produk Mineral Botanica pertama yang aku punya adalah brush set-nya. Aku beli pada awal tahun 2016. Setelah itu, Mineral Botanica pun terus berinovasi mengeluarkan berbagai macam produk makeup. Sekitar bulan November 2019 lalu, Mineral Botanica pun meluncurkan produk EDT (Eau De Toilette). 

Saturday, March 21, 2020

Adorée Paris: Skincare Lokal dengan Harga & Kualitas Produk Premium


Hai, aku kembali dengan konten beauty.
Akhir-akhir ini aku mulai agak memilah produk skincare dan makeup yang aku gunakan. Mengingat terlalu banyak produk yang kadaluarsa saat aku menyortir isi rak dan lemari. Karena sudah menikah pun, aku ingin lebih memaksimalkan produk yang aku punya. Jaga-jaga kalau nanti hamil pun tidak banyak produk yang terbuang (jika ada produk yang tidak dianjurkan untuk ibu hamil).

Nah, untuk dipostingan ini aku akan mengulas produk skincare lokal Adorée Paris. Aku mendapatkan produk ini untuk diulas dari Clozette Indonesia Project Review. Kebetulan, aku belum pernah coba dan penasaran karena produk ini visual Instagramnya kayak produk luar negeri. Harganya pun cukup tinggi dibandingkan produk lokal pada umumnya dan tentu aja kandungan utama dalam produknya berasal dari bahan-bahan natural yang aman untuk kulit.

Belum familiar dengan produk ini?

"Adorée Paris merupakan produk skin care kualitas terbaik dengan memformulasikan segala kebaikan dan manfaat alami dari beras.
Rice powder, rice bran oil, morus (rice) starch, hydrolized rice protein merupakan bahan-bahan alami dari beras yang digunakan Adorée Paris skin care. Bahan-bahan utama tersebut memiliki manfaat yang sangat baik untuk menutrisi kulit wajah.
"


Sunday, February 23, 2020

Wedding Journey: Proses Mencari Vendor Pernikahan Terbaik


Memilih vendor pernikahan ternyata ga semudah yang dibayangin. Apalagi persiapan acaraku dan Anggi tidak sampai genap 1 tahun, terhitung sejak Lebaran (Juni 2019), persiapanku hanya sekitar 8 bulan saja. Terlihat lama, tapi saat dijalani ternyata terasa cukup singkat.

Mulai dari pencarian gedung. Ingat, dari semua hal yang paling penting saat menyelenggarakan pernikahan adalah gedung yang kamu pilih. Setelah gedung ditentukan, maka kamu bisa mulai mencari tahu vendor-vendor yang merupakan partner dari gedung pernikahanmu. Untuk cerita detail menentukan gedung pernikahan sudah aku bahas dalam postingan berikut: Wedding Journey: Menentukan Tanggal dan Gedung Pernikahan.

Seminggu setelah pertemuan saat Lebaran, tempat pun telah ditentukan, yaitu di Aula Kementerian Ketenagakerjaan RI yang berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Saat itu, mamaku ingin menggunakan catering favoritnya yang kebetulan merupakan tetangga rumahku di Perumnas Klender, yaitu Katering Mardika.



Thursday, February 20, 2020

Review: Undangan Pernikahan dengan Kertas Coklat by Isihkaton


"Undangan kan cuma formalitas, sekali dibaca, dibawa ke acara, lalu dibuang"

Itulah kalimat yang selalu ada dibenakku. Undangan mahal, eksklusif, dan custom memang bagus sih, apalagi kalau ada emboss gold. Kalo ditanya, "mau ga?" Tentu aja aku mau, tapi balik lagi ke budget. Aku pun ga berhenti cari referensi undangan murah, unik, sederhana, tapi tetap sesuai dengan tema nikahanku: Betawi.


Wednesday, February 19, 2020

Konseling / Bimbingan Perkawinan di KUA



*semua yang aku tulis di blog ini merupakan pengalaman pribadi, bisa jadi berbeda dengan yang kamu alami


Saat akan melangsungkan pernikahan, tentunya aku dan pasangan harus mendaftarkan pernikahanmu di KUA Setiabudi (tempatku melangsungkan akad nikah). Untuk biaya pernikahan KUA di luar hari kerja adalah sebesar Rp600.000 dan dibayarkan via Bank DKI. Untuk pernikahan/ akad di hari kerja + jika dilakukan di kantor KUA = gratis. Pembayaran dilakukan menggunakan nomor virtual account tertentu, jadi bukan ke rekening pribadi.


Thursday, January 16, 2020

Wedding Journey: Menentukan Tanggal dan Gedung Pernikahan


Bagaimana cara yang tepat menentukan tanggal dan gedung pernikahan?
Untuk pasangan yang sudah menjalin hubungan cukup lama dan sudah mendiskusikan pernikahan mungkin akan lebih mudah. Tentunya perencanaan nikah sudah dilakukan minimal 1 tahun sebelumnya. Apalagi kalau kamu menganut adat Jawa, ada perhitungan tanggal baik yang harus dipenuhi.


Wednesday, January 15, 2020

Ceritaku: Persiapan Lamaran tanpa Pasangan (LDR)


Saat memutuskan untuk menyelenggarakan acara lamaran, apa saja sih yang perlu disiapkan? Aku adalah anak perempuan pertama di keluarga yang akan menikah. Karena kakak aku cowok, jadilah sebagai pihak cowok kayaknya dulu ga terlalu repot. Nah, kali ini untuk acara lamaran pertama di keluarga aku, ternyata aku pun cukup punya banyak mau tapi sungguh clueless untuk menyiapkan acara lamaran agar sesuai dengan yang aku mau.

Supaya kamu ga mengalami hal yang sama, aku coba rangkum dalam tulisan berikut ya.



Wedding Journey: Maharani Catering & Wedding Service

Tulisan ini merupakan kelanjutan pada cerita sebelumnya. Setelah merasa kurang sreg dengan vendor pertama (Mardika Catering), akhirnya ...