Mencari Cincin Lamaran dan Nikah untuk Pasangan LDR


Awalnya aku ga tau mencari cincin itu harus mulai dari mana. Pun biasanya setiap pasangan akan mencari cincin berdua. Hubungan LDR menuntut aku untuk mencari cincin sendiri. Mama dan papa juga membebaskan aku untuk mencari sendiri. Kayaknya biar lebih mandiri juga dan belajar untuk membeli perhiasan.




Jujur aja, aku cukup clueless soal perhiasan. Sebelum memutuskan untuk beli cincin, aku pun sering sharing sama Leni, yang kebetulan lamarannya beda 1 hari. Aku juga banyak baca di blog orang + website wedding lainnya. Banyak banget yang rekomendasiin toko-toko perhiasan yang ada di Blok M, ITC Kuningan, dan 2 toko di Cikini Gold Center. Aku tidak akan menyebutkan namanya di sini, kamu bisa googling sendiri ya! Toko-toko tersebut udah jadi Top of Mind orang-orang yang mencari cincin tunangan atau nikah. 

Aku bingung banget perihal milih cincin ini, sampai akhirnya aku pasrah dan memutuskan untuk ke Cikini Gold Center. Aku juga ga tau harga pasaran emas putih dan palladium itu berapa. Prinsip aku waktu itu: gas aja lah, biar cepet.

Tiba di CGC, ternyata lumayan ramai di hari Sabtu, tapi banyak juga toko tutup. Kata orang, CGC lebih ramai di weekdays. Aku cuma keliling di lantai bawah aja dan menemukan 2 toko rekomendasi  yang aku baca di blog orang. Sayangnya 2 toko itu ramai banget dan aku ga nyaman. Kalau ramai jadi ga puas untuk bertanya/konsultasi dan rasanya kayak diburu-buru. 

Mungkin ini kali ya, namanya feeling baik dan jodoh. Saat aku melewati salah satu toko yg letaknya di tengah, toko itu sepi tapi pencahayaannya terang, rasa nya pengen mampir. Akhirnya aku langsung duduk dan melihat-lihat. Langsung saja aku disambut baik oleh pemilik tokonya, Mas Domy di Toko  New MUDJUR Jewelry.




Aku bilang ke Mas Domy, aku mau cari cincin lamaran dan dipakai juga buat nikah. Aku liat-liat koleksi cincin couple dibalik meja kaca, dan ditunjukkin juga beberapa koleksi terbaru. Oh iya, cincin couple ini harganya udah paketan tapi harga bisa turun tergantung gram nya ketika cincin udah jadi. Harga paketan awal yg diperkirakan adalah harga dengan masing-masing cincin seberat 5gram. Untuk perempuan, aku memilih emas putih 75% dan untuk Anggi palladium 75%. Dalam agama Islam ada larangan bahwa laki-laki tidak boleh memakai emas.


Ini referensi cincin yang aku mau, tapi akan dibuat tanpa mata di tengah. 
Untuk cincin Anggi, ada tekstur lekukan juga biar senada.

Oh iya, meski dikasih suggest model, cincin yang aku mau juga masih bisa di twist custom. Yap, aku ga mau ribet dan ga mau berlebihan, jadi dari desain yang aku pilih, aku minta dihilangkan mata yang menonjolnya. Takut patah/ilang/rusak karena aku sering selebor dan kurang hati-hati.

Btw, aku juga mengukur jari langsung di tempat. Ternyata ukuran jari manis aku: nomor 6. Cincin ini juga akan aku pakai buat nikah, jadi aku langsung nyobain juga untuk jari manis kiri dan kanan. Lalu, gimana cara ukur jari Anggi? Aku minta dia googling dan ikutin cara mengukur jari manis. Tapi ya, dasar laki-laki kurang bisa dipercaya. Ukuran yang Anggi kasih berakhir pada nomor 25. Kaget sih kenapa gede banget, eh ternyata beneran kegedean.

-----Terjawablah saat lamaran. Setelah balik lagi ke toko di H+1 lamaran, ternyata ukuran jarinya cuma 20. Padahal bisa ngirit beberapa miligram tuh. Hahaha-----


Pengukuran jari


Ini nomor 25, gede banget kan


Balik lagi ke proses pembelian cincin.

Setelah fix memilih model, DP bisa dibayar 50%. Sebenarnya ga harus 50% sih, tapi aku ga mau ribet aja nanti. Pembuatan cincinnya 1 minggu: termasuk grafir nama dan garansi resize 1 kali. Cepet kan? Soalnya kalau aku baca di beberapa blog, ada toko perhiasan yang pembuatan cincinnya bisa 2minggu - 1bulan. 

Oh ya, saat pengambilan cicin, kamu juga akan dapat kotak cincin yang simpel dan elegan. Bisa pilih warna juga, Kemarin aku pilih warna putih. Selain itu, hasil cincin yang udah jadi akan ditimbang ulang di depan customer untuk pengecekan harga final. Kalau kasusnya aku, aku dapat harga lebih rendah dari harga yang di-suggest sebelumnya karena gram cincin ku hanya sekitar 2 gram, sedangkan Anggi sekitar 6 gram.

Totalnya: di angka 5.xxx.xxxx



Ini hasil final dari cincinku. Sebenarnya untuk lekukan cincinku agak kurang sesuai ekspektasi dan contoh, tapi aku ga masalah sih. Malah jadi lebih unik dan mirip kayak cincin Anggi. Ga perlu balance.


 Grafir namaku di cincin Anggi



Grafir nama Anggi di cincinku








Sekian ceritaku.
Semoga para pasangan LDR juga dikuatkan dan dimudahkan untuk urusan menuju pernikahan ya!


Regards,
CYNDA

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] Wardah Aloe Hydramild Facial Wash

REVIEW: Dear Me Perfect Matte Lipcoat - The Nude Collection

Emina Star Lash Aqua Mascara [REVIEW]