Sunday, September 23, 2018

Fashion 101: My Rules for OOTD


Pakaian itu tentang pilihan, prinsip/aturan, dan kenyamanan.

Ada banyak model pakaian yang bisa dilihat di toko, mal, pasar, internet, instagram bahkan pakaian yang bisa dilihat langsung saat dipakai oleh orang lain. Aku sih tidak memungkiri kalau ada banyak model pakaian menggemaskan yang ingin dicoba. Sayangnya, banyak juga pakaian yang tidak sesuai dengan prinsipku, misalnya pakaian yang terlalu pendek atau terbuka.
Kok ribet sih, kan tinggal pakai aja?

Prinsip.
Sebenarnya hal yang satu ini lebih subjektif dan sensitif, tergantung kepercayaan masing-masing orang. Kalau aku sih, belum siap untuk berhijab tapi sangat mengusahakan untuk tidak memakai pakaian terbuka/ minim. Pun, pakaian yang tertutup akan jauh lebih sopan, ya kan?

Aturan ini muncul juga karena mama papa sih. Orang tua tentunya ingin anak-anak berpenampilan rapi, sopan, dan enak dilihat. Jangankan orang tua, katanya sih kalau pacar yang bener, ga akan mau pacarnya memakai outfit terbuka atau memperlihatkan bagian tubuhnya untuk dilihat laki-laki lain.

*jangan tersinggung, setiap orang kan punya aturan dan kebebasan masing-masing


Kenyamanan.
Kalau kamu tipe yang percaya diri dengan pakaian apa pun, silakan saja. Aku sih kurang nyaman dan ga pede memakai pakaian terbuka dan minim, tepatnya tidak terbiasa. Toh, aku juga lebih sering menggunakan fasilitas transportasi umum. Rasanya risih aja kalau harus menghadapi berbagai 'cat calling' atau tatapan 'ga enak' dari laki-laki berotak mesum di luar sana. 

Makanya, jangan heran kalau pakaianku selalu berlengan dan panjangnya di bawah lutut. Meski demikian aku selalu berusaha untuk mix&match supaya ga membosankan dan tetap punya gaya yang seru.

Btw, saat awal-awal sering ikutan acara-acara blogger, aku selalu berusaha pakai heels. Tapi makin ke sini, sneakers aja rasanya juga udah cukup. Penampilan memang penting, tapi kenyamanan juga akan mempengaruhi tampilan kita sendiri. 




Regards,
CYNDA


No comments:

Post a Comment