Monday, November 14, 2016

Cynda Goes To Tokyo Bersama #PIXYBeautyTrip Day 2


Setelah beberapa waktu lalu aku posting ceritaku saat #PIXY Beauty Trip to Tokyo Series 2 (Day 1). Aku mau lanjutin cerita untuk hari ke-2. Apa saja sih yang dilakukan?




Sebelum mulai perjalanan hari ini, pagi hari di rumah tersebut, aku dan teman-teman harus melakukan syuting terlebih dahulu. Masing-masing sudah punya part sendiri. Kebetulan aku dapat scene cuci muka. Lucu banget kalau diingat. Aku harus mencuci muka di depan orang-orang dan ga cukup sekali. Sampe muka beneran cling-cling. Haha

Setelah selesai syuting dan foto-foto di sekitar rumah. Tidak lupa juga dengan jajan-jajan kecil di Family Mart (ini tempat legendaris saat kita di Jepang). Akhirnya kita berangkat menuju ke Ginza. Dulu aku cuma tau Ginza dari komik Detektif Conan. Ternyata Ginza merupakan destinasi shopping paling sophisticated di Jepang. Mulai dari jajaran pertokoan, butik kelas atas dari seluruh penjuru dunia, hingga produk fashion lokal, semua ada disini. Sayangnya, Ginza juga terkenal dengan harga barang-barang yang mahal.






behind the scene


Aku kagum banget sama infrastruktur di Jepang, mulai dari tata bangunan, pepohonan, jarak antar jalan, dan peletakkan lainnya seakan tidak ada yang salah dan sudah dipikirkan sejak awal di bangun. Rapi banget! Kapan ya Indonesia bisa rapi kayak gini? 

FYI, di Jepang semua orang jalan dalam diam. Kalaupun ngobrol, suara mereka pelan sekali. Kenapa bisa gitu? Karena aku ngebandingin suara rombongan PIXY ini, termasuk aku, kalo ngomong volume ga kontrol. Bahkan kayaknya yang bisa ngakak di jalanan dan di kereta cuma kita aja xD

Puas ambil gambar, foto-foto, dan belanja di Ginza, tepat jam 12 teng ada Car Free Day! Iya, tengah hari siang bolong! Karena di sini cuacanya serasa di puncak dan matahari pun keluarnya malu-malu jadi pas banget buat jalan-jalan dan main di tengah jalan. Uniknya lagi, beberapa cafe juga menggelar bangku dan meja payung di tengah jalan, lho! Seru banget.




penyelamat saat gerah dan panas menghadang + bikin makeup tahan lama


-Ini dia oknum-oknum yang suka berisik di jalan dan di kereta-
Punten atuh Mas Pebi, di kamera aku cuma ada foto Mas Pebi dari belakang. Haha


Sayangnya kita ga bisa menikmati waktu lebih lama di Ginza karena harus makan siang di sekitar Harajuku. Finally, makan ramen asli Jepang di AFURI ramen. Kata Elina (tour leader) AFURI ini ramen terenak di Tokyo. Iya, mau makan aja ngantri dulu di depan.

Jangan dikira bisa makan santai sambil rumpi-rumpi lucu ya. Makan di AFURI mengajarkan kita untuk lebih efisien saat makan. Jadi kita ngantri di luar untuk nungguin orang yang selesai makan. Begitu pun yang makan di dalam, mereka harus makan dengan cepat karena ada banyak orang yang mengantri di luar.




Enak! Ga tau sih halal atau nggak, yang penting enak. *ga mau rugi*. Aku cuma tau ramen dengan telur ayam dan sayur. Jangan tanya tentang kaldu atau kuahnya ya, seriously aku ga tau. Pasrah aja kalo ada 'sesuatu'.. haha. 

Selesai makan kita diberi waktu bebas untuk belanja di Harajuku tepatnya di Takeshita Street. Aku suka banget ada di sini. Semua yang ke sini beneran datang dengan dress up! Lucu-lucu banget. Sayangnya, harga fashion di Jepang itu agak mahal. Padahal letaknya bukan di mall tp di kios2 yang ada di sepanjang Takeshita Street. Makanan dan snack justru murah-murah banget. Aku pun akhirnya beli banyak kit-kat (sampe di rumah malah nyesel belinya kurang banyak).






Aku agak menghindari belanja terlalu banyak sih. Takut ga muat di koper dan males sebenarnya bawa2 tentengan. Huhu... Puas belanja di Harajuku, ternyata para winner mendapat styling gratis di Watanabe Salon.

Saat di salon, kebetulan aku juga minta potong poni alias cuma dirapikan. Iya, berhubung Cynda suka banget sok ide potong poni sendiri. Bahkan pernah potong poni di kantor, sambil duduk di bangku dengan kepala nunduk tepat di atas tempat sampah meja (tujuan: supaya rambut yang terbuang langsung masuk ke tempat sampah). Sumpah! Jangan dibayangin. Anaknya aur-auran. LoL.

Eh, ternyata mahal juga ya untuk trimming poni sekitar 1500 yen atau sekitar 180ribu rupiah kayaknya haha. Ya udah lah ya ,kapan lagi potong poni di Jepang (potong poni......) :)) Sedih kalo inget salon di jakarta potong poni masih di bawah 100ribu bahkan ada yang kurang dari 50ribu.




Cheers from me and satomi. Thankyou!


Makan! Selalu penasaran dengan makanan. Ternyata ada kentang goreng bertabur mecin. Surga dunia apa lagi yang kamu dustakan dengan segudang mecin? Hmm.. setelah seharian belanja, syuting, jalan-jalan sampai juga deh di rumah. Time to take a rest.
*eh kata Winda dan Meli, karena kecapean malam kedua aku tidurnya ngorok. Lah.. hahaha tapi ga sekencang ngoroknya Bang Mardon kok. Peace :p

Oke deh, sekian dulu malam ini. Besok aku posting hari terakhir di Jepang ya! See you guys!

3 comments:

  1. aku jadi kangen Jepang pas baca ini T.T you totally had fun there with new friends <3

    // MY BEAUTY & TRAVEL BLOG //

    ReplyDelete
  2. Ulala... seru. Duduk manis nungguin next post.

    Pokoknya day 3, wajahku hrs kelihatan. Aku kirimin foto ke kamu deh neng.. hahaha

    ReplyDelete
  3. Ulala... seru. Duduk manis nungguin next post.

    Pokoknya day 3, wajahku hrs kelihatan. Aku kirimin foto ke kamu deh neng.. hahaha

    ReplyDelete