Sunday, November 1, 2015

The Old Town of Jakarta



Aku mau sharing dengan kalian saat aku pergi ke Kota Tua pada Sabtu, 31 Oktober lalu. Aku merencanakan pergi ke Kota Tua dengan Amaris saat H-1. Cukup mendadak bukan? Ya, that's we are. Aku dan Amaris berangkat masing-masing, dia dari Bogor dan aku dari Buaran (psst, kami 'train user' banget).

Singkat cerita, aku dan Amaris tiba di Stasiun Kota sekitar jam 10.00. Matahari mulai bersinar terik. Sayangnya, aku dan Amaris lupa sekali membawa topi dan sunglassess. Tapi ya sudah lah, kami pun melanjutkan langkah kaki ini menuju ke destinasi pertama:


1. Museum Mandiri

Sekian lama tidak berkunjung ke sini, kami pun membaca peraturan di papan interpretasi pada pintu masuk. Harga tiket masuk museum sebasar Rp 5.000,- saja atau kamu bisa masuk dengan gratis jika merupakan nasabah Bank Mandiri. Kami pun masuk dengan gratis karena sama-sama nasabah bank ini. Museum ini masih sama seperti dulu, terdapat patung-patung yang merepresentasikan petugas bank pada zaman dahulu. Serta benda-benda seperti mesin tik, brankas, dan alat-alat bantu petugas bank yang dilapisi kotak kaca.

Kalau dilihat-lihat bangunan Museum Mandiri ini terlihat tua sekali. Kadang patung-patung disana malah suka bikin kaget sendiri saking banyaknya yg menyerupai orang. Haha. Tapi tetap menarik kok untuk dilihat. Bisa menambah pengetahuan tentang perkembangan Bank Mandiri dari dulu hingga saat ini.

Sayangnya, akses menuju ke taman belakang, ditutup. Ada renovasi. Tapi jangan sedih, ada spot menarik yang bisa digunakan untuk berfoto, lho!








My Outfit Info:

Top: Black baseball sweater (Botani Square)
Pants: Navy blue jogger pants (Blok M)
Shoes: Nike Shoe Run (Nike Store FX Senayan)
Tote Bag: from presscon l'orelal (Free LOL)



Next Destination:
2. Museum Bank Indonesia

Ini adalah pertama kalinya kami masuk ke Museum Bank Indonesia. Norak ya?! Biar! Haha. Bersyukurlah kami mengunjungi museum ini. Amazing! Kamu pasti tidak akan berhenti membandingkan antara museum ini dengan museum sebelumnya (re: Mandiri). Keren dan sangat modern sekali museum BI, dijamin kamu akan terpana dengan interior dan benda-benda pamer yang ada di sana. Oya, harga tiket masuk juga Rp 5.000,- ya.

Selain beberapa wall story tentang Bank Indonesia, ternyata ada mata uang lama dari berbagai negara yang tersimpan dalam rak kaca, lho. Ruangannya pun sangat banyak dengan interior yang mengagumkan. Kamu juga bisa melihat foto dari para tokoh bersejarah dan berpengaruh dalam perkembangan Bank Indonesia. Warna putih gedung ini juga memberi kesan tersendiri untukku. Pokoknya seru deh! Kamu harus melihatnya sendiri ya! 

Ini dia beberapa spot foto kami di Museum Bank Indonesia.











Amaris outfit info:
Top: Needle Apparel (Bandung Distro)
Kaka Slank Ripped Jeans: Cosmic (Bogor Distro)
Shoes : Docmart (Dr. Marteens Store Grand Indonesia)


Last Destination:
3. Taman Fatahilah

Rasanya tidak akan lengkap jika ke Kota Tua tanpa menginjakkan kaki di Taman Fatahilah. Kamu tau? Meskipun matahari sedang terik-teriknya dan berada di atas kepala kami, taman ini masih saja sengat ramai. Turis lokal dan mancanegara, pedagang asongan, pengamen, dan para tokoh-tokoh unik masih saja bersliweran dimana-mana. It's like "yang penting foto dan jalan-jalan".

Lucu ya, melihat keunikan kota kelahiran sendiri. Kami tertawa ditengah cuaca menyengat, foto-foto pada setiap tokoh dan membuat video ala-ala 'kami'. Ini dia:









video

See you on our next little trip!

No comments:

Post a Comment