Saturday, October 31, 2015

Novel Review: DILAN

Dia adalah Dilanku tahun 1990..




Judul               : DILAN
Penerbit          : Pastel Books
Penulis            : Pidi Baiq
Tahun Terbit : 2014
Halaman         : 332 hlm.


Hai fellas,

Hari ini aku mau sedikit review salah satu novel favoritku. Mungkin beberapa dari kalian belum tahu kalau aku suka banget baca novel. Apapun! Aku baru saja menyelesaikan novel DILAN karya Pidi Baiq. Telat ya? Hahaha. Aku memang baru sempat membeli dan membacanya. Jadi jangan heran dengan kegilaanku terhadap Novel DILAN ini,

Sinopsis Buku:

Novel DILAN menceritakan kehidupan remaja SMA antara Milea dan Dilan. Milea baru saja pindah ke Bandung dan masuk ke sekolah baru. Hari pertama sekolah, ia bertemu dengan cowok sok tahu yang mengaku sebagai peramal. Tentu saja itu Dilan! Dilan tidak hentinya mendekati Milea dengan cara-cara yang unik. Misalnya, Dilan memberikan cokelat untuk Milea yang diantar melalui tukang koran dan tukang PLN, Dilan juga memberi kado ulang tahun berupa TTS yang sudah diisi (find more about his reason :p), kehadiran Dilan juga selalu menghadirkan tawa di hidup Milea.

Akhirnya, Dilan berhasil meluluhkan hati Milea. Milea pun senang dengan kehadiran Dilan yang memberikan warna-warni kehidupan untuk Milea. Milea cantik, Dilan tampan. Beragam rintangan mereka lewati, karena banyak yang mau pada Milea atau Dilan. Cari tahu lebih lanjut dengan membaca novel lengkapnya, yuk!

Others:

Aku mendapatkan buku ini di e-commerce (re: bukukita). Novel ini cukup tebal,sehingga kamu yang suka membaca dan cerita yang kompleks, harus baca novel ini! Banget! Gaya bahasa yang digunakan Pidi Baiq pun menggunakan bahasa lama. Dilampirkan bahwa Pidi Baiq menggunakan tata bahasa yang sama dengan Sutan Takdir Ali Sjahbana. Aku suka sekali! Banyak gaya bahasa yang aku baru tahu dan menyenangkan sekali tatanan bahasanya saat dibaca.

So, aku recommended banget untuk novel ini. DILAN sangat mengisnpirasi dan banyak hal yang bisa aku ambil dari penggambaran tokoh yang sangat kompleks dari Pidi Baiq. Terimakasih telah menciptakan novel sehebat ini! Aku tunggu buku-buku selanjutnya.

Regards,
Cynda

No comments:

Post a Comment